jump to navigation

Ayat-Ayat Al-Qur’an Tentang Kebaikan 7 November 2009

Posted by fikriyansyah in Uncategorized.
Tags:
trackback

Manusia diciptakan Allah dengan segala kelebihan dan kekurangannya, seperti yang kita ketahui manusia yang baru lahir belum mampu melayani dirinya sendiri kecuali dengan bantuan orang lain, demikian pula orang yang meninggal dunia tidak bisa menyelenggarakan dirinya sendiri tetapi butuh orang lain untuk memandikan, mengkafani, menyalatkan dan menguburkan dengan kata lain manusia selain sebagai makhluk pribadi juga disebut sebagai makhluk sosial karena untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dia memerlukan orang lain. Kita sebagai makhluk Allah yang dilengkapi dengan hawa nafsu (makan, minum, tidur, menyalurkan hasrat, dll) tentu saja untuk memenuhi kebutuhan ini kita akan berhubungan dengan orang lain, baik dengan cara membeli, tukar-menukar, ataupun bersedekah. A. Surat Al Baqarah ayat 148 (sapi betina, Madaniyah)               •  •       148. Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kandungan Ayat: Perintah untuk saling berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan. B. Surat Al Mujaadilah ayat 11 (wanita yang mengajukan gugatan, Madaniyah)                                  11. Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. Kandungan Ayat: Tentang janji Allah yang akan mengangkat derajat orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat. C. Surat Fathir ayat 32-33 (pencipta, Makiyah)                         •               32. Kemudian Kitab itu kami wariskan kepada orang-orang yang kami pilih di antara hamba-hamba kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan[1260] dengan izin Allah. yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. 33. (bagi mereka) syurga ‘Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan Pakaian mereka didalamnya adalah sutera. [1260] yang dimaksud dengan Orang yang menganiaya dirinya sendiri ialah orang yang lebih banyak kesalahannya daripada kebaikannya, dan pertengahan ialah orang-orang yang kebaikannya berbanding dengan kesalahannya, sedang yang dimaksud dengan orang-orang yang lebih dahulu dalam berbuat kebaikan ialah orang-orang yang kebaikannya amat banyak dan amat jarang berbuat kesalahan. Kandungan Ayat: Ayat 32: ada tiga golongan manusia yang menerima kitab, yaitu: a) Mereka yang menzalimi diri sendiri, yaitu mereka yang tidak menggunakan Al Qur’an sebagai pedoman hidupnya melainkan mereka selalu berbuat kejahatan dan kesalahan. Antara kebaikan dan kesalahan jauh lebih banyak kesalahannya. b) Orang yang muqtashid, yaitu bersikap pertengahan. Kebaikan dan kesalahan seimbang. c) Orang-orang yang beruntung yaitu orang-orang yang selalu berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Hidupnya selalu dihiasi amal saleh. Ayat 33: menjelaskan keuntungan orang-orang yang selalu berbuat baik yaitu akan mendapatkan balasan dari Allah SWT dengan kebaikan berlipat ganda. Di akhir kelak akan mendapat surga, dan perhiasan dari emas dan mutiara serta pakaian dari sutra.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: